POST OFFICE PROTOCOL
VERSION 3
(POP3)
![]() |
Disusun
oleh
Kelompok
6
|
Anggota
|
|
|
Nim
|
Nama
|
|
1110520125
|
Nurlaila
|
|
1110520128
|
Jiwana
Karya
|
|
1110520129
|
M.Dhuhawan
.Z
|
|
1110520131
|
Sulistio
|
|
1110520142
|
Putu
Adrian .P.F
|
|
1110520143
|
Rahmad
Fajar .F
|
|
1110520154
|
L.
Prayadi .H
|
|
1110520165
|
Kurniawan
|
SEKOLAH
TINGGI MANAJEMEN INFORATIKA DAN KOMPUTER (STMIK) BUMIGORA
MATARAM
2013
1.1
PENGERTIAN PROTOCOL POP 3
protocol
pop 3 adalah singkatan dari post office protocol version 3 yang digunakan untuk
untuk mengunduh email dari server dan
menyimpan sementara diinbox masing-masing pemilik email sebelum didownload ke
PC melalui aplikasi email. POP 3 berada pada well-known port 110.Dengan adanya
protocol POP3 ini akan mempermudah user untuk mengunduh email. User tidak perlu
lagi mengunjungi situs penyedia jasa email, cukup dengan menginstall aplikasi
client email seperti yang disebutkan diatas maka kita dapat melakukannya.Hal
yang perlu diperhatikan adalah email yang kita miliki haruslah mendukung
layanan protocol POP3.
POP3 dimaksudkan
untuk mengizinkan client untuk mengakses
secara dinamis mail yang masih ada di POP3
server. POP3 menawarkan pada user untuk
meninggalkan mail-nya di POP3 server, dan mengambil
mail-nya tersebut dari sejumlah sistem sebarang.
Untuk mengambil mail dengan menggunakan
POP3 dari suatu client .
banyak pilihan yang dapat digunakan
seperti Sun Microsystem Inc.’s Mailtool, QualComm Inc.’s
Eudora, Netscape Comm. Corp.’s Netscape Mail dan Microsoft Corp.’s
Outlook Express.
POP3
tidak dimaksudkan untuk menyediakan operasi manipulasi mail yang
ada di server secara luas. Pada POP3, mail diambil dari
server dan kemudian dihapus (bisa juga tidak dihapus). Segala sesuatu tentang
protokol POP3 ini dibahas dalam RFC (Request For Comment) 1725. Protokol yang
lebih tinggi dan lebih kompleks, yaitu IMAP4, dibahas dalam RFC 1730.
Ada dua jenis mode pada POP3 yaitu mode
offline dan mode inline. Pada mode offline, POP3 mengambil dan kemudian
menghapus mail yang tersimpan dari server. POP3 bekerja dengan baik pada mode
ini, karena terutama memang didisain untuk berlaku sebagai
sebuah sistem mail yang memiliki sifat “store-and-forward“. Server,
pada mode offline, berlaku seperti sebuah tempat penampungan yang
menyimpan mail sampai user memintanya.
Pada mode inline, POP3
akan mengambil mail dari server tanpa menghapus mail
yang sudah diambil tersebut. Mode ini lebih disukai oleh user yang sering
berpindah tempat (nomadic user) karena memungkinkan
mereka untuk melihat mail yang sama dari tempat atau
komputer yang berbeda. Akan tetapi untuk
nomadic user yang selalu bekerja dan
bepergian dengan selalu membawa notebook, dan
tetap menginginkan agar mail miliknya yang
ada di server tidak dihapus, tentu saja menginginkan
agar setiap kali mengambil mail tidak semua mail
yang akan terambil, tapi hanya mail yang belum pernah
dia lihat saja yang akan diambil. Keinginan user seperti ini
dapat dipenuhi dengan menggunakan informasi pada
client yang memungkinkan untuk memberi tanda mail yang sudah
pernah dilihat.
Setiap client layanan POP3 yang
mendukung mode inline akan menyimpan informasi ini dalam
sebuah file. Pada user yang menggunakan Netscape Mail, file yang
menyimpan informasi ini adalah file popstate.dat, yang biasanya
terdapat di /Program Files/Netscape/Users/Mail. File tersebut
memberi tahu mail yang mana saja yang sudah
diambil sehingga tidak perlu diambil lagi. Jika file ini dihapus maka
tentu saja pada pengambilan mail berikutnya semua mail akan terambil
1.2
Operasi POP3
Pada
awalnya, server memulai layanan POP3 dengan mendengarkan permintaan
pada TCP port 110. Ketika sebuah client meminta layanan
tersebut, maka terjadilah hubungan TCP dengan
server. Pada saat hubungan dimulai, POP3 server
mengirim greeting (kata pembuka). Setelah itu client akan memberikan
command (perintah) ke server dan POP3 server akan memberikan
response (jawaban) sampai hubungan ditutup atau
digagalkan. Perlu diingat bahwa user tidak memasukkan perintah ini,
tapi software dari client-lah yang mengirim perintah ini ke
server.
Perintah-perintah
di POP3 terdiri dari sebuah keyword yang tidak case sensitive (tidak
mempersoalkan huruf kapital ataupun tidak), yang dapat
diikuti oleh satu atau lebih argument. Keyword dan argument masing-masing
dipisahkan oleh karakter SPACE (spasi). Keyword terdiri dari tiga atau
empat karakter, sedangkan tiap argument dapat mencapai 40 karakter.
Jawaban di POP3 terdiri dari sebuah indikator status dan sebuah keyword
yang dapat diikuti oleh informasi tambahan. Ada dua
indikator status : positif (“+OK”) dan negatif
(“-ERR”). Server harus memberikan jawaban +OK dan
-ERR dalam huruf kapital. Pada perintah tertentu, server akan
memberikan jawaban yang terdiri dari beberapa baris.
Sebuah
sesi hubungan POP3 dibangun melalui tiga tahap, yaitu
tahap authorization, transaction dan update. Sekali hubungan TCP
dimulai dan POP3 server telah mengirimkan greeting , maka sesi
hubungan telah memasuki tahap authorization. Pada tahap
ini client mengirim nama dan
password user ke server untuk membuktian keaslian user
tersebut agar dapat mengambil mail-nya. Ketika client
telah berhasil membuktikan identitas dirinya, server
akan memperoleh informasi yang berhubungan dengan mail
yang dimiliki client tersebut, dan sesi kini memasuki tahap
transaction. Pada tahap inilah terjadi proses penerimaan mail,
penandaan mail untuk penghapusan, pembatalan penandaan
untuk penghapusan, penampilan statistik mail atau perincian
identitas mail. Pada saat client telah memberikan perintah quit untuk
mengakhiri hubungan, maka sesi memasuki tahap update. Pada tahap inilah
server akan menjalankan semua perintah yang
diperoleh selama tahap transaction dan menutup sesi dan selanjutnya
hubungan TCP ditutup.
Sebuah
server harus menjawab perintah yang tidak dikenal, tidak diimplementasi, atau
tidak sesuai dengan sintaksis dengan indikator status
negatif. Server juga harus memberikan indikator status negatif, jika ada client
yang memberikan perintah tidak pada tahap yang seharusnya. Tidak
ada metoda umum yang dapat digunakan oleh client untuk
membedakan antara server yang tidak mengimplementasikan perintah tambahan
dengan server yang tidak dapat atau tidak bersedia memproses
perintah tambahan tersebut.
Sebuah
POP3 server mungkin memiliki autologout timer untuk
client yang sedang tidak aktif dalam rentang
waktu tertentu. Timer seperti ini harus paling
sedikit memiliki rentang waktu 10 menit. Jika sebuah
server menerima sebarang perintah dari client
didalam rentang waktu tersebut, maka hal
ini sudah cukup untuk me-reset autologout
timer tersebut. Ketika waktu rentang timer sudah
habis, tanpa ada aktivitas dari client maka sesi hubungan
tidak memasuki tahap UPDATE. Server akan menutup hubungan TCP
tanpa menghapus mail atau mengirim jawaban ke client.
keuntungan
dari pop 3
·
user
dapat membaca email tanpa login ke Internet.
·
User
dapat menulis pesan baru untuk mengirim
ke orang lain tanpa login ke Internet.
·
Tidak
ada iklan ketika user membaca email.
·
Semua
pesan disimpan pada hard drive pc user
Kekurangan
dari pop 3
·
Karena
semua pesan di download ke PC, rentan
sekali terkena virus jika tidak benar –benar pandai dalam mendeteksi virus , dengan
menscand data dengan anti virus update terbaru.
·
Dengan
POP3 user hanya memiliki satu folder, yaitu folder Inbox. Bila user membuka kotak
surat, e-mail baru dipindahkan dari host server dan disimpan di komputer Anda.
Jika Anda ingin melihat pesan email lama , user harus kembali ke komputer di
mana user terakhir membuka email
tersebut.

No comments:
Post a Comment